Sejarah Kami

Sejarah Kami
Berdiri sejak tahun 2007 di Jakarta dan terus berkembang menambah chapter-chapter nya di wilayah Indonesia.

Cukup banyak komunitas otomotif yang ada di Indonesia salah satunya para pecinta dan pengguna corolla twincam yang tergolong brand Toyota. Mobil Toyota corolla twincam ini di produksi sejak tahun 1987 sampai dengan 1992 dengan berbagai macam varian.

 

Berangkat dari jenis mobil yang sama tersebut, serta hobi dalam hal memodifikasi dengan penambahan berbagai aksesoris maka sekitar tahun 1997 terbentuklah komunitas yang diberi nama Corolla Twincam Jakarta (CTJ) dan bermarkas di Jalan Raden Patah III Jakarta Selatan (di samping Masjid Al Azhar ). Diluar dugaan ternyata CTJ diterima dan disambut baik oleh masyarakat terutama para pecinta, penggemar dan pemilik mobil jenis varian tersebut di Jabodetabek.

 

Diantara tahun sejak berdiri hingga tahun 2005 CTJ mengalami kejayaan dan kesuksesan yang cukup menarik perhatian publik pada saat itu, karena CTJ beberapa kali di daulat sebagai penggiat dunia otomotif salah satunya dari perusahaan oli mesin yang cukup ternama dimana CTJ diminta untuk ikut memeriahkan acara dan beberapa mobil twincam dari member CTJ dijadikan model iklan. Aktivitas lain CTJ di antaranya beberapa kali ikut dalam pameran otomotif di kampus-kampus, pameran Auto Salon, Jakarta Otomotive Fair, hingga acara Drag Race.

 

Akan tetapi sekitar tahun 2005 tanpa alasan yang jelas CTJ akhirnya mengalami mati suri. Tetapi karena pada tahun tersebut banyak permintaan dari daerah luar Jakarta yang berkeinginan untuk bergabung dengan komunitas Corolla Twincam Jakarta, maka beberapa twincamers pada saat itu, diantaranya : Samuel Dewo Tasiam, Fajar Mukemen, Rizky Hamami (bombom), Amonk, Yudi Tama, Eko Wahyu dan Michael  berfikir keras bagaimana agar permintaan twincamers di daerah luar Jakarta dapat terakomodir. Ahirnya dengan seijin pendiri CTJ sdr. Arga, mereka berniat untuk mengganti nama Corolla Twincam Jakarta (CTJ) menjadi nama komunitas yang lebih netral tidak seperti sebelumnya dimana CTJ sudah pasti hanya milik twincamers Ibu Kota.

 

Muncullah beberapa pilihan nama komunitas pada saat itu sampai pada akhirnya disepakati memilih nama Corolla Twincam Indonesia (CTI) dengan beberapa latar belakang salah satunya karena nama tersebut lebih nasional. Akan tetapi justru setelah nama tersebut terbentuk tidak banyak gerakan yang dilakukan oleh twincamers CTI, tidak begitu fantastis pergerakannya seperti pada masa era CTJ mungkin dikarenakan mobil twincam dari beberapa member tersebut telah terjual, diantaranya mobil yang telah terjual adalah bombom, fajar mukemen dan yudi tama atau karena alasan lain yang sulit untuk di urai kembali.

 

Boleh dibilang, lagi-lagi komunitas twincam yang saat itu telah berganti nama menjadi CTI kembali mati suri sampai pada ahirnya sekitar tahun 2007-an muncullah twincamers baru yang cukup memberi semangat pada temen-temen yang tersisa pada waktu itu, terutama ajakan melalui Samuel Dewo Tasiam untuk kembali membangkitkan dan menghidupkan komunitas CTI, dia adalah pengguna Corolla Twincam varian Grand Touring Injection (GTi) yaitu Andryanto Prasetyo alias Andriy Bima.

 

Melalui semangat ajakan Andriy mulailah berfikir mengenai design logo baru CTI yang didukung kemampuan design grafis Amonk dan Dewo maka terciptalah logo CTI dengan model design yang sungguh sangat mengesankan, sederhana namun sarat makna.

 

Setelah logo terbentuk dengan segera di produksi stiker untuk kaca mobil depan dan belakang yang pada saat itu direncanakan pemasangannya dilakukan secara bersamaan sekaligus melakukan registrasi baru.

 

Tepat tanggal 26 Februari 2010 di pelataran patung panahan senayan, CTI resmi mendeklarasikan dirinya dengan logo baru dan diluar dugaan yang hadir pada saat itu cukup ramai karena untuk wilayah Jabodetabek yang melakukan registrasi pada saat itu sekitar 60an twincamers, mereka hadir dengan berbagai varian dengan semangat dan rasa persaudaraan yang tinggi walaupun pada saat itu Senayan sedang di guyur hujan.

 

Corolla Twincam Indonesia tidak hanya memiliki logo baru akan tetapi juga memiliki konsep dan motifasi baru yaitu lebih kepada mempererat rasa persaudaraan dan mengedepankan silaturahmi. Sangat berbeda dengan konsep terdahulu dimana fokus mereka lebih kepada mobil dan dunia modifikasi. Kegiatan CTI kali ini lebih banyak ke acara kumpul keluarga atau family gathering yang melibatkan keluarga (istri, saudara dan anak). Kali ini mobil dan aksesorisnya hanya sebagai media, penunjang dan pelengkap, akan tetapi buat siapa saja yang ingin bergabung dengan komunitas CTI dia tidak harus memiliki mobil Corolla Twincam karena komitmen CTI terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung walau hanya dengan latar belakang hobi dan rasa kebersamaan.

 

Demi mewujudkan konsep mempererat rasa persaudaraan dan mengedepankan silaturahmi maka CTI memiliki jadwal rutin kopdar (Kopi Darat) atau tatap muka antar anggota, untuk CTI pusat setiap jum’at malam dan sabtu malam sekitar pukul 22.00 Wib di Jalan Raden Patah III Jakarta Selatan (di samping Masjid Al Azhar) serta minggu sore setiap bulan minggu ke empat di pelataran lapangan panahan senayan, Jalan Asia Afrika Jakarta Pusat (depan Hotel Mulia Senayan Jakarta Pusat).

 

Saat (2022) ini komunitas Corolla Twincam Indonesia telah tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia yang kita istilahkan dengan Chapter, diantaranya : Aceh, Medan, Riau, Bangka Belitung, Palembang, Padang, Sukabumi, Bogor, Jakarta, Bekasi, Karawang Purwakarta, Subang, Ciayumajakuning, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Banyumas Raya, Tegal, Semarang, Solo Raya, Jogjakarta, Malang, Surabaya, Pasuruan, Tapal Kuda, Jember, Blitar, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Makassar, Manado dan beberapa chapter lainnya yang masih tahap persiapan peresmian.